Tampilkan postingan dengan label Muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muslimah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Mei 2017

Subhanallah..! Ternyata Ini 10 Sifat Istri Yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Dengan Sangat Deras - No 7 Sangat Mengejutkan!!

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suaminya.



1.  Istri yang pandai bersyukur

Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur. Anak-anak dapat mengaji, bersyukur. Suami memberi nafkah, bersyukur. Suami memberikan hadiah, bersyukur. Suami mencintai setulus hati, bersyukur. Suami memberi kenikmatan sebagai suami istri, bersyukur.
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan : bila kalian bersyukur, tentu Kami akan menambah (nikmat) padamu apabila kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih” (QS. Ibrahim : 7).

2. Istri yang tawakal kepada Allah


Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya.
“Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. ” (QS. Ath Thalaq : 3).
Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanita itu. Bisa jadi Allah akan memberi rejeki yang banyak pada suaminya, lalu suami itu memberi nafkah yang cukup pada dirinya.


3. Istri yang baik agamanya

Rasulullah menjelaskan kalau wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.
“Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” (HR. Al Bukhari dan Muslim). 
Beruntung itu beruntung didunia dan di akhirat. Beruntung didunia, salah satu aspeknya yaitu dimudahkan mendapatkan rejeki yang halal.
Coba kita perhatikan, insya Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya patuh pada Allah lalu mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan. Lalu bagaimana dengan seorang suami yang banyak bermaksiat pada Allah namun rejekinya lancar? Bisa jadi Allah akan memberi rejeki pada istri dan anak-anaknya melalui dirinya. Jadi karena taqwa istrinya dan bayi atau anak kecilnya yang belum berdosa, Allah lalu mempermudah rejekinya. Suami semacam itu sebenarnya berhutang pada istrinya.

4. Istri yang banyak beristighfar


Diantara keutamaan istighfar yaitu mendatangkan rejeki. Hal semacam itu dapat dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 sampai 12. Kalau dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.
“Maka saya katakan pada mereka, ‘Mohonlah ampun pada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan padamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (juga di dalamnya) sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh : 10-12).

5. Istri yang gemar silaturahim


Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik pada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, serta saudari-saudari seaqidah, pada intinya ia tengah menolong suaminya membuat lancar rejeki. Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rejekinya dan dipanjangkan umurnya.
“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi. ” (HR. Al Bukhari dan Muslim).


6. Istri yang bertaqwa

Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rejeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Seperti firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.
“Barangsiapa bertaqwa pada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya serta memberinya rizki dari arah yg tidak disangka-sangka” (QS. At Thalaq : 2-3).

7. Istri yang suka bersedekah
 
Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rejeki suaminya. Sebab salah satu keutamaan sedekah seperti disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah sampai 700 kali lipat. Bahkan sampai kelipatan lain sesuai kehendak Allah.
Bila istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak segera dibalas melaluinya. Tetapi bisa jadi dibalas melalui suaminya. Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rejekinya berlimpah.
“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) untuk siapapun yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui. ” (QS. Al Baqarah : 261).


8. Istri yang selalu mendoakan suaminya


Bila seorang ingin mendapatkan suatu hal, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya. Ia tidak dapat mendapatkan suatu hal itu tetapi dari pemiliknya. Begitulah rejeki. Rejeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rejeki. Jadi jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi tetapi perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami supaya selalu mendapatkan limpahan rejeki dari Allah, dan yakinlah bila istri berdoa pada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.
“DanTuhanmu berfirman : Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan” (QS. Ghafir : 60).
9. Istri yang suka shalat dhuha

Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Shalat dhuha dua raka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah setiap persendian. Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjamin rejekinya sepanjang hari.
“Di dalam tubuh manusia ada 360 sendi, yang semuanya harus di keluarkan sedekahnya. ” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang dapat melakukan itu wahai Nabiyullah? ” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada didalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan suatu hal yang mengganggu dari jalan adalah Jadi bila engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), jadi dua raka’at Dhuha telah mencukupimu. ” (HR. Abu Dawud)
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Saya cukupkan untukmu di sepanjang hari itu. ” (HR. Ahmad).

10. Istri yang taat dan melayani suaminya


Salah satu kewajiban istri pada suami adalah mentaatinya. Selama perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.
Apa hubungannya dengan rezeki? Ketika seorang istri taat pada suaminya, jadi hati suaminya juga tenang dan damai. Saat hatinya damai, ia dapat berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul. Semangat kerjanya juga menggebu. Ibadah juga lebih tenang, rizki mengalir lancar.

Selasa, 02 Mei 2017

ISTRIKU: Meski Tak Bisa Hamil, Tetaplah Sempurna dan Jangan Bersedih

Sepercikhikmah – Sahabat sepercikhikmah setiap pasangan yang telah menikah tentu ingin memiliki momongan, namun kita sebagai manusia biasa tidak akan pernah tahu kapan Allah member rezeki momongan kepada kita. Miris memang saat ada orang mengatakan “Wanita yang tak pernah hamil dan melahirkan bukanlah wanita sempurna.” Hmm, lalu bagaimana dengan Ummul Mukminin Aisyah yang seumur hidupnya tidak punya anak?



Lisan kita memang harus lebih dijaga lagi. Kepada pengantin baru dan pengantin lama yang tidak jua mengabarkan kehamilannya, tak perlulah iseng bertanya “Kapan punya momongan nih?”

Itu sama saja bertanya “Kapan matahari terbit dari barat?” Hanya Allah yang tahu jawabannya, jadi ngapain nanya ke pasutri yang juga tak tahu harus jawab apa.

Setiap wanita itu sempurna, dengan segala takdir yang Allah gariskan untuknya. Memang hebat wanita yang bisa sabar melahirkan dan menyusui ekslusif, namun wanita yang bisa bersabar menanti bertahun-tahun kehamilannya yang tak kunjung tiba juga tak kalah hebatnya.

Bayangkan… Kesabaran seluas apa yang dimiliki oleh wanita yang sudah belasan tahun menikah namun tak jua mendapatkan strip 2 di alat tes kehamilan. Sementara pasangan muda yang baru menikah, terkadang sudah memberi kabar hamil.

Mungkin perasaan putus asa sudah hampir mendera, perasaan bosan ditanya momongan sudah berkarat di telinga, perasaan iri terhadap kelahiran bayi, akhirnya sudah kebas. Hanya Allah yang menjadi tumpuan curhatan dan segala kegelisahan.

Ukhti yang sampai saat ini belum juga dikaruniai anak, jangan khawatir… Allah tidak pernah memberi beban di luar kesanggupan hambaNya. Kalian adalah wanita sempurna yang sedang disempurnakan kesabarannya.

Tentu saja kecuali para wanita yang menolak hamil, menolak melahirkan, dengan alasan tidak ingin bentuk tubuhnya berubah. Baiklah, wanita seperti ini tidak masuk hitungan ya.

Maka, tetaplah berikhtiar, tetap berhusnudzon, tetaplah meminta pertolongan Allah lewat sabar dan shalat. In syaa Allah setiap doa akan terkabul, Allah Maha Tahu yang terbaik untuk hambaNya.




Sumber: wajibbaca.com

Jumat, 14 April 2017

Jodoh itu Bukan Sesering Apa Kita Bertemu, Tapi Sesering Apa Kita Berdoa Supaya Dipertemukan

SepercikHikmah – Sahabat sepercikhikmah Jodoh, rezeki, kematian, adalah misteri dalam kehidupan kita dan hanya Allah lah yang Tahu. Tak ada seorang pun yang bisa memilih dan menolak segala yang telah Allah SWT kehendaki.



Namun yang perlu kita garis bawahi, jodoh itu bukan seberapa sering kita menemuinya, Tapi bagaimana sering kita berdoa kepada sang pemberi jodoh agar bisa secepat mungkin dipertemukan oleh jodoh masing-masing.

Karena hanya Allah lah dzat yang bisa mengabulkan doa dan Maha Penguasa Waktu. Meski jodoh akan datang meski tidak ditunggu, namun berdoalah sebagai senjata untuk mempercepat kedatangannya. Libatkanlah Allah Terlebih Dahulu Dalam Hati Sebelum Kita Libatkan Hati Untuk Mencari Tambatan Hati

Karena saat kita libatkan Allah dalam mencari dan mimilihnya, maka sudah tentu Allah akan arahkan hati kita kepada hati yang terbaik menurutnya, bukan hanya terbaik menurut kita, sehingga kitapun akan selamanya terhindar dari kekecewaan, sebab dari awal kita sudah berharap hanya kepada Allah.

Disinilah betapa dibuktikan, betapa kuatnya doa sebagai senjata kita. Karena dengan doa semua yang menjadi urusan akan dilancarkan, dan apa-apa yang membelenggu akan dimudahkan.

Begitu juga jodoh yang selalu dinanti, karena hakekat doa adalah mendekatkan, maka jangan bosan untuk selalu berharap kepada Allah dalam setiap dentingan doa, agar jodoh yang disemogakan akan segera menghampiri.


Semoga bermanfaat.

Rabu, 12 April 2017

Belajar Cuek Itu Perlu, Supaya Orang Lain Sadar Bahwa Dicuekin Itu Emang Gak Enak

Sepercikhikmah – Sahabat sepercik hikmah Di cuekin oleh seseorang itu memang sangat menyebalkan. Maka mulai sekarang jangan mau di cuekin terus menerus oleh orang lain, apalagi oleh orang yang kamu sayangi, bahkan oleh pasangan sendiri sekalipun. Sekali-kali kamu harus bisa belajar seperti dia yang sangat bisa cuek dan selalu mengabaikanmu.



Supaya dia sadar bahwa dicuekin itu emang gak enak. Mana pernah tau rasanya dicuekin kalau kamu tetap care sama dia, setidaknya kamu harus belajar cuek, karena itu perlu dan dibutuhkan agar dia ngerasain gimana rasanya dicuekin.

Mending Cuekin Balik Aja, Biar Tau Rasa

Belajar cuek itu perlu, biar dia yang selalu cuekin kamu itu sadar diri kalau dicuekin itu emang gak enak banget. Kamu harus bisa berbuat seperti apa yang dia lakukan untukmu atau bahkan kamu lebihi kecuekannya dia terhadapmu. Jika dia cuek, cuekin balik aja, biar tau rasa.

Dia Boleh Cuekin Kamu Asal Kamu Juga Tau Caranya Cuek Juga

Mau dia dan siapapun yang cuek terhdapmu, kamu tidak akan merasa sakit jika kamu sudah terbiasa cuek juga. Jangan hanya tau bagaimana rasanya dicuekin tetapi kamu harus tau juga bagaimana caranya cuek terhadapa siappaun yang sudah berani cuek terhadapmu. Dia boleh cuekin kamu asal kamu juga tau caranya cuek juga.

Jangan Malah Makin Ngejar

Sadar diri dan tau diri itu perlu agar kamu tidak selalu mengejar orang telah membairkanmu begitu saja, siapapun boleh meinggalkanmu tapi kamu harus bisa melatih dirimu agar tidak mudah mengejar dan kamu boleh dicuekin habis-habis oleh siapapun, tetapi kamu harus bisa berlaku adil terhadap dia yang cuek, jangan malah semakin mengejar dan mendekat, jika tidak ingin kecewa lebih parah lagi. Jalan satu-satunya hanyalah cuekin balik dan berhenti mengejar.

Dia Cuekin Biar Kamu Tau Diri

Jika dia selalu cuek terhadapmu, maka tidak adalsan lain kecuali dia tidak menginginkanmu atau kemungkinannya cuma biar kamu tau diri agar tidak selalu menganngunya. Kamu harus tau itu jangan hanya terus berusaha mendekatinya dan mengejarnya tanpa rasa malu. Kamu harus bisa tau diri agar tidak hanya kamu yang selalu dicuekin terus menerus dan semaunya dia saja.

Karena Kalau Kamu Dicuekin, Mungkin Masa Prioritasmu Udah Habis, Haha

Dan kemungkinannya karena memang kamu bukan prioritasnya jika dulu pernah perhatian dan jika sekarang sudah tidak peduli lagi terhadapmu, mungkin hanya karena prioritasmu sudah habis. Jadi tidak usah terlalu berharap lebih, dan jangan membiarkanmu terus menerus menerima perlakuan cueknya, kamu juga harus bisa melakukannya juga.


Duapah

Punya Masalah Dengan Ibu Mertua? Begini Cara Mengatasinya Agar Disayang Kembali

Sepercikhikmah – Sahabat sepercikhikmah konflik atau permasalahan dalam rumah tangga tentu ada, ntah itu masalah dengan pasangan atau bahkan mungkin masalah dengan sang mertua. Pernikahan tidak hanya tentang penyatuan dua jiwa antara suami istri semata, namun ia juga merupakan penyatuan dua keluarga, dua adat, dan perbedaan lainnya yang harus hidup beriringan, saling menghormati, saling mengasihi dan saling memahami dalam jalinan tali silaturahim.



Namun, realita terkadang tidak semudah dan seindah yang kita harapkan. Perseteruan antara menantu perempuan dengan mertua merupakan salah satu problem klasik yang seringkali muncul. Terlebih ketika kita tinggal satu atap dengan mertua.

Ketika terjadi konflik antara kita dengan mertua, jangan biarkan hal itu berlangsung terlalu lama apalagi terus menerus. Kita harus segera mencari jalan keluar untuk mengatasinya. Ingat ya sahabat Ummi, hidup dengan mertua bukan hanya untuk satu atau dua hari namun seumur hidup.

Selama kita masih berstatus istri dari anak ibu mertua, kita adalah anak menantu dan beliau adalah ibu mertua kita. Membiarkan konflik berkepanjangan hanya akan menambah deretan dosa dan ketidakharmonisan dalam berumahtangga. Oleh karenanya, selalu upayakan agar kita bisa hidup berdamai dengan ibu mertua. Beberapa hal di bawah ini bisa kita coba terapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Hormati beliau sebagaimana kita menghormati Ibu kandung

Sahabat sepercikhikmah, ibu mertua adalah ibu kita juga. Kita menikahi putranya berarti sudah siap menerimanya menjadi ibu bagi kita. Terima beliau sebagai ibu kita. Perlakukan beliau sebagaimana kita memperlakukan ibu kandung sendiri.

Hormati beliau dengan penghormatan anak terhadap ibu. Akan sangat menyenangkan jika kita bisa menjadi sahabat baginya, bertukar pendapat, berbagi kisah, dan menikmati hari bersama namun tetap dalam koridor sopan dan santun. Dengan demikian ibu mertua akan dapat menerima kita sebagai anaknya dengan penuh ketulusan. Ia akan mencintai kita sebagaimana anaknya sendiri.

2. Utamakan kepentingan beliau ketimbang keperluan pribadi

Ibu mana yang tidak cemburu saat putra terkasihnya yang sejak kecil diasuh, dirawat dan dibesarkan dengan penuh perjuangan dan pengorbanan tiba-tiba diambil oleh orang yang baru dikenal. Perhatian putranya kini terbagi.
Itulah mengapa terkadang ibu mertua merasa kehilangan dan tidak senang. Untuk mengatasi hal ini, kita harus luas pikir dan lapang hati. Jangan kemudian ikut marah dan cemburu sehingga membuat suami bingung.

Hendaknya kita mengalah. Minta agar suami lebih dulu mengutamakan ibundanya. Ingat ya sahabat, bakti anak laki-laki terhadap orangtua adalah sepanjang hayat. Bantu suami kita untuk menjadi anak yang berbakti terhadap orangtua. InsyaAllah kelak kita akan mendapat anak menantu yang baik, yang dapat mengerti dan memahami kitaa sebagaimana kita pun mengerti dan memahami ibu mertua saat ini.

3. Perhatikan hal-hal yang disukainya

Setiap orang memiliki hal-hal yang disukai. Coba perhatikan apa saja yang disukai oleh ibu mertua. Lalu sesekali penuhi apa yang disukainya. Misalkan memasak masakan kesukaan beliau atau saat kita pergi keluar untuk belanja atau piknik kita bisa memberinya oleh-oleh yang menjadi kesukaan beliau.

Tentu ibu mertua kita akan merasa senang karena  perhatian padanya. Ini bisa membuat ibu mertua menerima dan menyayangi kita. Berprinsiplah untuk mengerti daripada minta dimengerti. Jika kita pengertian dan perhatian, tentu kita akan dimengerti dan diperhatikan pula.

4. Mintalah saran dan nasihat

Dalam beberapa hal, libatkan ibu mertua. Mintalah saran dan nasihatnya. Orangtua akan sangat senang saat dimintai pendapat. Ini karena mereka merasa lebih tua dan memiliki pengalaman yang lebih dibanding kita yang masih muda.

Meski mungkin saran dan nasihat beliau kita rasa tidak cocok, untuk hal-hal yang tidak krusial sesekali kita perlu mengikuti saran dan nasihatnya. Selain ibu mertua akan merasa tersanjung, cara ini bisa semakin mempererat hubungan kita dengan beliau.

Nah… sahabat sepercikhikmah, beberapa hal di atas bisa kita praktikkan untuk mengambil hati ibu mertua sehingga ada saling cinta dan saling kasih antara ibu mertua dan anak menantu.



Sumber: wajibbaca.com

Selasa, 11 April 2017

Muslimah Baca Ini..Rasulullah SAW Sampai Tidak Kuat Menahan Air Mata Tatkala Ceritakan Bagaimana Kaum Hawa Nantinya

SepercikHikmah – Sahabat sepercik hikmah Wanita diciptakan oleh Allah SWT lebih banyak ketimbang lelaki. Tidak heran apabila kelak di akhirat nanti, lebih banyak sosok wanitanya, begitu juga penghuni nerakanya. Bahkan melihatnya, Rasulullah sampai tidak kuat menahan air matanya



Dikutip dari islampos, Suatu hari Ali bin Abi Thalib melihat Rasulullah menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu dia bertanya mengapa Rasulullah menangis. Beliau menjawab, “Pada malam aku di-isra’- kan, aku melihat perempuan-perempuan sedang disiksa dengan berbagai siksaan di dalam neraka. Itulah sebabnya mengapa aku menangis.”

Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.

“Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya. Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulnya dengan gada dari api neraka,” kata Nabi SAW.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?

Rasulullah menjawab, “Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan mahromnya.”

Perempuan yang digantung pa*y*ud*aranya adalah istri yang meny*usui anak orang lain tanpa seizin suaminya.

Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.

Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang lain yang bukan mahrom dan dia bersolek supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.

Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Betapa wanita itu digambarkan sebagai tiang negara, rusak tiang, maka rusak pula negara, akhlak dan moral.

Meski demikian, laki-laki yang bermaksiat kepada Allah juga tidak sedikit yang masuk neraka. Ayah-ayah yang membiarkan anak perempuanya tidak memakai kerudung dan mengumbar aurat didepan orang lain.

Dengan ini, kita sebagai manusia yang masih hidup harus bisa menentukan nasib kita di akhirat kelak. Memilih neraka yang panas dan penuh dengan siksaan, atau surga yang nyaman dengan banyak nikmat didalamnya.


Semoga bermanfaat.

Pasangan Muslim Yang Sudah Pasti Berjodoh, Pasti Tidak Melewatkan 3 Tanda 'Besar' Ini

Sepercikhikmah – Sahabat sepercikhikmah Jodoh, rezeki dan mati hanya Allah lah yang tahu. Tiada satu orang pun yang tahu dengan siapa kita menghabiskan hidup kita kelak. Kita pun tidak bisa memilih bagaimana jodoh kita kelak, apakah cantik, tampan atau justru yang tidak sesuai dengan kriteria kita.



Sebagai umat muslim, kita juga tidak diperbolehkan untuk datang apalagi mempercayai peramal, dukun dan semacamnya, terutama dalam masalah jodoh. Namun bagaimana ya mengetahui jika kita dan pasangan kita sudah berjodoh? 3 tanda ini InsyaAllah bisa mengetahuinya, seperti yang dikutip dari satumedia.

1. “Siapa yang paling bisa Memaafkan kesalahan Anda”

Memang sangat sulit untuk dapatkan pasangan baik, apalagi ia mempunyai sikap pemaaf. Pada dasarnya manusia mempunyai batas kesabaran yang berbeda-beda, namun setidaknya ia dapat memaafkan kesalahan Anda. Karena pasangan yang mencintai Anda dengan tulus adalah ia yang mampu memaafkan segala kesalahan yang Anda lakukan. Namun yang perlu digaris bawahi, jangan sampai melakukan kesalahan fatal, karena pasangan juga manusia biasa yang memiliki batasan kesabaran.

2. “Siapa yang paling bisa Memaklumi keadaan Anda”.

Jodoh bermula dari hati ke hati, maka jika ada orang yang benar-benar mencintai anda, ialah ia yang bisa memaklumi anda dari hati yaitu memaklumi dari berbagai segi fisik, perasaan, keadaan dan yang terpenting ia yang mau menerima anda apa adanya.

Allah Taala berfirman: “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya Anda cenderung dan merasa tentram bersamanya, dan dijadikanNya diantara Anda rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda (kekuasananNya) bagi kaum yang berfikir”. (QS. Ar-Ruum:30)

3. “Siapa yang paling bisa Memotivasi diri Anda”.

Dalam hidup tidak selamanya di atas, seperti halnya roda yang berputar. Seiring jalannya waktu hidup juga berputar terkadang di atas, terkadang di bawah. Maksudnya adalah pasangan yang baik adalah ia yang selalu memotivasi diri Anda walaupun posisi hidup sedang berada di bawah.

Di masa sekarang ini banyak sekali pria maupun wanita yang mencari pasangan hanya berdasarkan materi. Ketika mempunyai segala-galanya ia mendekat, tapi ketika semua kekayaan hilang ia menjauh. Maka dari itu carilah pasangan yang setia memotivasi diri Anda walaupun posisi hidup tidak kaya raya.


Semoga bermanfaat.